Beranda > Coretan Hidup > [Renungan] Jodoh, Kerja Keras dan Kebahagiaan

[Renungan] Jodoh, Kerja Keras dan Kebahagiaan


jodohitupasti-

Sahabatku. Adalah keliru, mengharapkan kebahagiaan abadi dalam rumah tangga semata-mata mengandalkan kesejahteraan materi.

Kebahagiaan materi akan menjadi kekokohan iman jika orang terlibat kerja keras dan halal ketika memperolehnya. Bekas orang miskin yang kemudian sukses menjadi orang kaya raya secara halal, ia akan menceriterakan kemiskinan masa lalunya dengan senyuman indah. Sebaliknya orang miskin yang dulunya adalah pewaris kekayaan besar tetapi kemudian bangkrut karena tidak memiliki etos kerja yang benar, maka ia dengan sedih dan pilu menceriterakan kejayaan masa lalunya.

Keindahan rumah tangga adalah jika dari awal, pasangan suami isteri itu berkesempatan melewati tahap-tahap perjuangan hidup hingga sukses bersama. Selanjutnya adalah kebahagiaan orang tua, jika sukses mewariskan etos kerja keras dan halal kepada anak-anaknya, bukan sekedar mewariskan hartanya yang banyak. Sudah barang tentu sungguh suatu keberuntungan, jika seorang wanita dilamar oleh laki-laki yang sholeh, sebagaimana sungguh beruntung seorang pemuda mendapatkan istri yang setia dan sholehah. Terus bisa sama-sama menjadi orang kaya dan berkah, membawa kebaikan dunia akhirat.

Sahabatku yang ingin segera menikah, jadikanlah mawaddah warahmah sebagai tujuan cinta untuk menemukan jodoh anda, cinta yang membawa ketenteraman, ketenangan dan kebahagiaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga hanya dengan mengharap keridhaan Allah. Jangan putus asa, tetaplah berikhitiar dan memohon kpd Allah maka Allah akan mengirimkan jodoh yg terbaik untuk anda.

sumber: Strawberry

thanks for pics: zafikhaaida.blogspot.com

  1. 12 Mei 2013 pukul 09:24

    I used to be recommended this blog via my cousin. I am now not certain whether or not
    this post is written by him as nobody else recognise such particular approximately my difficulty.

    You are incredible! Thanks!

  2. 15 Mei 2013 pukul 18:25

    I drop a leave a response each time I especially enjoy a article on a website or I have something to valuable to contribute to the discussion.

    It’s triggered by the fire communicated in the article I read. And after this article [Renungan] Jodoh, Kerja Keras dan Kebahagiaan | ilmu dalam selembar kertas. I was actually moved enough to drop a comment😛 I actually do have a few questions for you if you usually do not mind. Is it simply me or does it seem like a few of these comments look like they are coming from brain dead visitors?😛 And, if you are writing at additional online sites, I would like to keep up with you. Could you make a list all of your communal sites like your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: