Beranda > Berita Umum > [News] Sistem Pendidikan Indonesia Terendah di Dunia

[News] Sistem Pendidikan Indonesia Terendah di Dunia


Ternyata, sistem pendidikan Indonesia menempati peringkat terendah di dunia, menurut tabel liga global yang diterbitkan oleh firma pendidikan Pearson. Benarkah demikian parahnya sistem pendidikan di Indonesia ini? :p

Tempat pertama dan kedua diraih oleh Finlandia dan Korea Selatan. Ranking itu memadukan hasil tes internasional dan data seperti tingkat kelulusan di 50 negara antara tahun 2006 dan 2010. Indonesia berada di posisi terbawah bersama Meksiko dan Brasil. Sedangkan Inggris menempati posisi keenam.

Dari penilaian riset ini, sebagian wilayah di Indonesia memiliki akses yang terbatas pada dunia pendidikan. Tujuan utama dari riset ini adalah memberikan pandangan multidimensi dari pencapaian di dunia pendidikan dan menciptakan sebuah bank data yang akan diperbaharui dalam sebuah proyek Pearson bernama Learning Curve.

Sir Michael Barber, penasihat pendidikan utama Pearson, mengatakan negara-negara yang bertengger di peringkat atas karena memberikan status tinggi pada guru dan memiliki budaya pendidikan. Barber mengungkapkan, perbandingan internasional dalam dunia pendidikan telah menjadi semakin penting.

“Tabel liga terbaru ini berdasarkan pada serangkaian hasil tes global yang dikombinasikan dengan ukuran sistem pendidikan seperti jumlah orang yang dapat mengenyam pendidikan tingkat universitas,” seperti dikutip BBC, Selasa (27/11).

Pertimbangan-pertimbangan dalam ranking ini dikerjakan oleh Economist Intelligence Unit untuk Pearson. Hasil riset ini memunculkan dua kekuatan utama pendidikan, yaitu Finlandia dan Korea Selatan, diikuti kemudian oleh tiga negara di Asia, yaitu Hong Kong, Jepang, dan Singapura.

Inggris yang dianggap sebagai sistem tunggal juga dinilai sebagai ‘di atas rata-rata’ lebih baik dari Belanda, Selandia Baru, Kanada, dan Irlandia. Keempat negara itu juga berada di atas kelompok ranking menengah termasuk Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis. Perbandingan ini diambil berdasarkan tes yang dilakukan setiap tiga atau empat tahun di berbagai bidang termasuk matematika, sains dan kesusasteraan.

Bagaimana tindakan kita kawan? :p

sumber: beritasatu.com

  1. 28 November 2012 pukul 14:18

    Nggak heran juga, guru sama sekali diremehkan oleh pemerintah. kesejahteraan yang kurang. belum lagi sistem pendidikan yg salah kaprah. banyak banget yang perlu diperbaiki di bidang pendidikan padahal pendidikan adalah hal utama untuk membentuk karakter bangsa

  2. 5 Desember 2012 pukul 04:15

    Reblogged this on sherlyaprilya and commented:
    hmmpt, itu memang bebar adanya. Reformasi Birokrasi dalam dunia pendidikan blum ampuh untuk menyelesaikan masalah pendidikanūüôā

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: