Beranda > Ilmu Pengetahuan, Keperawatan > [TIPS] Bagaimana Perawatan Diabetes Melitus Di Rumah?

[TIPS] Bagaimana Perawatan Diabetes Melitus Di Rumah?


Bagaimana perawatan DM di rumah? Perawatan DM dirumah saat ini sangat dianjurkan karena pengobatan dan perawatan DM membutuhkan waktu yang lama. Dengan demikian, orang yang terkena DM haruslah dirawat sebaik-baiknya, jangan sampai terjadi komplikasi bagi penderitanya.🙂

 Cara Perawatan Pasien DM di Rumah adalah dengan jalan :

  1. Minum obat secara teratur sesuai program
  2. Diet yang tepat
  3. Olahraga yang teratur
  4. Kontrol GD teratur
  5. Pencegahan komplikasi

Cara mencegah atau menghindari agar tidak terjadi luka pada kaki pada penderita  DM

  1. Hindari terlalu sering merendam kaki
  2. Hindari penggunaan botol panas/penghangat kaki dari listrik
  3. Hindari penggunaan pisau/silet untuk memotong kuku atau menghilangkan kalus
  4. hindari kaos kaki / sepatu yang terlalu sempit
  5. Hindari Rokok

Mengapa pengidap DM beresiko terhadap Ulkus Diabetik

  1. Sirkulasi darah kaki kurang baik
  2. Indera rasa kedua kaki berkurang sehingga kaki mudah terluka
  3. Daya Tahan tubuh terhadap infeksi menurun

Tindakan yang bisa  dilakukan bila kaki terluka:

  1. Bila luka kecil : bersihkan dengan antiseptik, tutup luka dengan kasa steril dan bila dalam waktu dua hari tidak sembuh segera periksa ke dokter
  2. Bila luka cukup besar / kaki mengalami kelainan segera pergi ke dokter.

Perawatan kaki Diabetik :

  1. Saat mandi bersihkan dengan sabun, bila perlu gunakan batu apung / sikat halus
  2. Keringkan dengan handuk terutama sela-sela jari
  3. Periksa kaki kemungkinan adanya perubahan warna (pucat ,kemerahan),bentuk (pecah-pecah, lepuh, kalus, luka), Suhu (dingin, lebih panas)
  4. Bila kaki kering,o lesi dengan lotion
  5. Potong kuku / kikir tiap 2 hari, jangan terlalu pendek. Bila kuku terlalu keras kaki direndam dahulu dalam air hangat ( 37,5’C ) selama 5 menit.
  6. Gunakan kaos kaki yang terbuat dari katun / wol
  7. Pakailah alas kaki, periksa alas kaki sebelum dipakai, mungkin ada sesuatu didalamnya. Lepas alas kaki setiap 4-6 jam dan gerakkan pergelangan kaki dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah lancar
  8. Lakukan senam kaki
  9. Jangan biarkan luka sekcil apapun

Cara Memilih Sepatu yang baik bagi penderita DM :

  1. Ukuran : Jangan terlalu sempit/ longgar  kurang lebih ½ inchi  lebih panjang dari kaki
  2. Bentuk : Ujung sepatu  jangan runcing, tinggi tumit < 2 inchi
  3. Bahan sepatu terbuat dari bahan yang lembut
  4. Insole terbuat dari bahan yang tidak licin

credit: http://asuhankeperawatanonline.blogspot.com

Diposting ulang oleh: https://thefuturisticlovers.wordpress.com

  1. 17 Desember 2012 pukul 21:11

    Reblogged this on indisaputri20.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: