Beranda > Ilmu Pengetahuan > [Pengetahuan] Benarkah Kalau Kita Ngupil, Puasa Kita Batal?

[Pengetahuan] Benarkah Kalau Kita Ngupil, Puasa Kita Batal?


Benar gak ya, ngupil itu bisa membatalkan puasa kita? Sebagian orang ada yang berpandapat iya, dan ada juga yang berpendapat tidak apa-apa,asalkan upil nya gak dimakan(ngakak) dan ada juga ragu-ragu,atau bahkan sama sekali tidak tau. Sehingga saya berniat berselancar mencari bukti kebenaran yang ada, karena saya juga agak ragu sih. :D

Memang ada beberapa larangan yang menjelaskan bahwa saat kita menjalankan ibadah puasa dilarang untuk memasukkan sesuatu kedalam lubang pada banagian tubuh namun pengertian seperti ini lebih mengarah kepada halnya seperti bersenggama(Zina, Nafsu) dll.

Dalam hal ini,yang membatalkan puasa hanyalah empat yang disepakati ulama, yaitu makan (minum) sengaja, mengeluarkan air mani secara sengaja (istimna’- onani-masturbasi), hubungan suami isteri, dan muntah disengaja, sama halnya seperti artikel dibagian atas tidak ada yang menjelaskan bahwa mengupil membatalkan puasa. 

Adapun hadits yang menyebutkan benda masuk ke lubang tubuh maka puasa menjadi batal adalah dhaif. Ada riwayat, “Sesungguhnya berbuka (batal puasa) adalah karena sesuatu yang masuk bukan karena sesuatu yang keluar.” (HR. Abu Ya’la) mungkin hadits inilah yang membuat orang menilai batal membersihkan dalamnya hidung (ngupil), telinga, dan buang angin di air.

Pada dasarnya Mengupil adalah mengeluarkan kotoran bukan memasukan kotoran pada tubuh, sama halnya dengan kita membuang air besar dan air kecil, itu adalah proses mengeluarkan, Jadi Jelas bahwa Ngupil tidak membatalkan puasa.

Jika ditanya lalu bagaimana dengan suntikan atau infus dan semua semakna yang menggantikan makanan ?

Hal itu berbeda dengan suntikan biasa yang tidak menggantikan makan dan minum tidaklah membatalkan puasa, karena bukan merupakan makan dan minum dan tidak pula sama dengan makan dan minum. (’Haqiqatush Shiyam’ hlm 55, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan ‘Majalis Syahr Ramadhan’ hlm 102-103, karya Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin).

Kenapa Infus dan Suntikan Tidak Membatalkan Puasa ?

  • Dia tidak masuk melalui jalur normal; mulut, kerongkongan, dan lambung.
  • Walau dia dianggap makanan, orang yang merasakannya tidak merasa demikian (‘kan gak ada orang diinfus merasa kekenyangan)
  • Jika infus bisa membawa tenaga dan menyegarkan, maka itu pun bukan alasan mengatakan batal. sebab, mandi dan tidur pun bisa mendatangkan tenaga dan kesegaran bagi orang berpuasa, padahal mandi dan tidur tidaklah membatalkan puasa.

Jadi jelaskan apa yang telah disampaikan? :D

credit: onlyx-45.blogspot.com

thanks for pic: insanislam.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.641 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: